Peranan Bidan Di Desa (PBD)
Rabu, 14 Juli 2010 00:00:00 - oleh : ifat
Indonesia, negara besar dengan geografis kepulauan yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Dengan aneka ragam budaya dan adat istiadat yang berkembang di masyarakat. Masih dapat dirasakan masalah kesejahteraan, pendidikan, dan fokusnya adalah pelayanan kesehatan belum tersentuh secara hakiki. Berbicara tentang pelayanan kesehatan tidak bisa dilepaskan dengan SDM Kesehatan. Depkes telah membentuk satu unit utama yang menangani masalah SDM ini, yaitu Badan PPSDM Kesehatan. Tulisan ini mencoba mengingatkan kembali kepada kita semua sebagai insan tenaga kesehatan terutama saudaraku para bidan di daerah terpencil untuk lebih menata segalanya mewujudkan harapan menjadi nyata.Bidan sebagai anggota profesi
Sebagai anggota profesi, bidan mempunyai ciri khas yang khusus. Sebagai pelayan profesional yang notabene merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan. Bidan mempunyai tugas yang sangat unik, yaitu:
1). Selalu mengedepankan fungsi ibu sebagai pendidik bagi anak-anaknya.
1). Selalu mengedepankan fungsi ibu sebagai pendidik bagi anak-anaknya.
2). Memiliki kode etik dengan serangkaian pengetahuan ilmiah yang didapat melalui proses pendidikan dan jenjang tertentu.
3). Keberadaan bidan diakui memiliki organisasi profesi yang bertugas meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, 4). Anggotanya menerima jasa atas pelayanan yang dilakukan dengan tetap memegang teguh kode etik profesi. Hal tersebut akan terus diupayakan oleh para bidan sehubungan dengan anggota profesi yang harus memberikan pelayanan profesional. Tentunya harus diimbangi dengan kesempatan memperoleh pendidikan lanjutan, pelatihan, dan selalu berpartisipasi aktif dalam pelayanan kesehatan.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }
Posting Komentar